Senin, 08 Agustus 2011

Facebook Untuk Masa Anak-anak

Facebook Bagi Anak, Baik atau Buruk?


Jakarta - Menghabiskan banyak waktu di Facebook seringkali dituding memiliki efek negatif pada anak-anak dan remaja. Akan tetapi di sisi lain ia membawa pembelajaran yang baik bagi mereka.

Sebuah studi mengungkap efek psikologis dari kegiatan Facebookan ini. Dikatakan, remaja yang menghabiskan banyak waktunya di Facebook, memiliki kecenderungan untuk narsis. Mereka juga diketahui memiliki perilaku anti sosial, maniak dan agresif.

Facebook dikatakan juga berdampak pada prestasi anak di sekolah. Mereka yang mengecek Facebook tiap 15 menit sekali saat belajar, dilaporkan nilainya menurun. Penggunaan teknologi dan media secara berlebihan setiap hari juga membawa efek negatif pada kesehatan anak, membuat anak lebih depresi, mengalami kegelisahan dan masalah psikologis lainnya.

Akan tetapi Facebook tidak melulu berdampak negatif pada anak-anak dan remaja. Seperti dilansir detikINET dari Ivanhoe, Senin (8/8/2011), di sisi lain para peneliti juga menjumpai bahwa remaja yang doyan Facebookan menunjukkan mereka lebih lihai dalam menunjukkan empati virtual pada teman-teman onlinenya. Jejaring sosial juga membantu anak-anak tertutup untuk belajar bersosialisasi.

Dengan dampak-dampak yang dibawa Facebook, para peneliti tetap tidak menganjurkan para orang tua untuk memonitor kegiatan online anak-anak.

"Jika Anda memakai suatu program komputer untuk memonitor si buah hati, maka Anda hanya buang-buang waktu karena si anak pasti akan menemukan cara lain mengatasinya. Mulailah bicara mengenai teknologi sejak dini dan bangunlah kepercayaan," ujar Larry Rosen, peneliti media sosial di California State University yang mempersentasikan temuannya di American Psychological Association.

detikinet.com

Pasar Hp Semakin Ramai Dengan kedatangan Blackberry Baru



BlackBerry 9360
 
Jakarta - Research in Motion (RIM) mengenalkan 5 seri baru BlackBerry. Kelimanya memakai sistem operasi terkini, BlackBerry OS 7 dan mungkin harganya cukup mahal. Namun kabarnya, RIM berencana merilis BlackBerry baru dengan harga termurah dibanding sesama BlackBerry yang memakai OS 7.

Rencana itu dikemukakan oleh Stephen Bates, Chief RIM wilayah Inggris. Dia menyatakan BlackBerry murah dengan OS 7 akan menyasar mereka yang menyukai seri Curve. Diprediksi, handset tersebut adalah Curve 9360.

"Kami belajar banyak tentang pasar yang kami ekploitasi dengan Curve, jajaran seri ini telah membantu kami membuka poin harga yang baru," ucap Bates, dikutip detikINET dari TechRadar, Kamis (4/8/2011),

Kehadiran BlackBerry Curve 9360 memang baru-baru ini sudah tertangkap kamera situs bernama OneMobileRing. Konon, RIM akan memperkenalkannya secara resmi tak lama lagi.

Menurut beberapa sumber, Curve 3960 selain membawa OS 7 juga memiliki konektivitas 3G, optical trackpad dan microUSB. Sedangkan bentuknya mirip-mirip dengan handset BlackBerry tradisional.

Banyak pihak sempat yakin Curve 9360 turut diumumkan bersamaan dengan perkenalan 5 handset BlackBerry. Namun entah apa alasannya, handset ini belum dipertunjukkan.


Detiknet.com

Jumat, 05 Agustus 2011

Pesaingan Pasar IT semakin ketat

Google: Microsoft & Apple Sekongkol Lemahkan Android
Fino Yurio Kristo - detikinet



Jakarta - Berbagai gugatan melanda Android, seperti dari Apple, Oracle dan Microsoft. Google selaku pembuat Android pun menuduh rivalnya sengaja bersekutu dan memanfaatkan persoalan paten untuk menghalangi kemajuan Android.

Chief Legal Officer Google, David Drummond, menuding mereka memanfaatkan paten yang masih patut dipertanyakan. Dalam postingan blog bertajuk "When patents attack Android", David menyatakan sukses Android memicu rival bersatu dan melakukan kampanye terorganisir melawannya.

Para rival ini memperkuat diri dengan membeli lebih banyak paten lagi untuk menghentikan Google. Ini terkait dengan kegagalan Google membeli paten milik Novell dan Nortel, yang sebagian terkait dengan teknologi ponsel pintar.

Paten tersebut akhirnya jatuh ke tangan konsorsium yang antara lain beranggotakan Microsoft, Apple dan Research in Motion (RIM). Google pun merasa paten itu akan dimanfaatkan untuk menyerang mereka.

"Paten dimaksudkan untuk mendorong inovasi, namun belakangan malah digunakan sebagai senjata untuk menghentikan inovasi," tulis David, dikutip detikINET dari BBC, Jumat (5/8/2011).

"Sebuah smartphone mungkin melibatkan sekitar 250 ribu klaim paten yang sebagian besar patut dipertanyakan, kompetitor kami ingin menarik 'pajak' dari paten meragukan itu untuk membuat perangkat Android lebih mahal. Mereka ingin mempersulit manufaktur menjual perangkat Android," imbuhnya. "Microsoft dan Apple biasanya saling serang, ketika mereka bersama-sama, Anda pun bertanya-tanya apa yang terjadi,"

Tuduhan Google ini mendapat reaksi dari pengacara Microsoft, Brad Smith. Mereka menyatakan sejatinya Microsoft sudah mengajak Google bergabung dengan konsorsium untuk membeli paten Nortell. Namun Google menolak.

Di sisi lain, pakar paten, Florian Mueller menyatakan postingan blog itu mengekspresikan rasa frustrasi Google. Faktanya, Google memang cuma mengontrol sedikit paten di sektor teknologi mobile sehingga posisi mereka agak rentan.

Android memang belakangan ini diserbu berbagai gugatan, bahkan sudah ada manufaktur telah membayar lisensi paten. Seperti HTC yang mengaku membayar sekitar USD 10 pada Microsoft per ponsel Android terjual.

HTC juga sedang menghadapi gugatan dari Apple. Di pihak lain, Oracle saat ini menggugat Google terkait tuduhan Android melanggar hak cipta di bidang bahasa pemrograman Java.



detiknet.com